Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pendidikan resistensi narkoba dan kekerasan (PROERD) pada hasil sekunder jangka pendek, seperti niat untuk menggunakan narkoba, sikap terhadap narkoba, pengalaman sekolah, dan keterampilan hidup (penolakan, pengambilan keputusan, dan komunikasi). Dua uji coba terkontrol acak cluster dilakukan di 30 sekolah umum di kota São Paulo (Brasil) dengan 4030 siswa (1727 siswa kelas lima dan 2303 siswa kelas tujuh). Kelompok intervensi menghadiri 10 kelas PROERD yang dilakukan oleh petugas polisi terlatih, sedangkan kelompok...
